Labels

Rabu, 11 Juli 2012

Pengenalan Nitrogen Oksida (NOx)


Nitrogen Oksida sering disebut dengan NOx karena Nitrogen Oksida mempunyai 2 macam bentuk yang sifatnya berbeda-beda, yaitu gas NO2 dan gas NO. sifat gas NO2 adalah berwarna dan berbau, sedangkan gas NO tidak berwarna dan tidak berbau. Warna gas NO2 adalah merah kecoklatan dan berbau tajam menyengat hidung.
Oksida yang lebih rendah yaitu NO yang terdapat di Atmosfer dalam jumlah besar dari pada NO2. pembentukan NO dan NO2 mencakup reaksi antara nitrogen dan oksigen di udara sehingga terbentuk NO, kemudian reaksi selanjutnya antara NO dengan lebih banyak oksigen akan membentuk NO2. persamaan reaksinya adalah sebagai berikut :

N2        +          O2        = 2 NO
2 NO   +          O2        = 2 NO2


Jumlah NO yang terdapat di udara dalam keadaan ekuiliberium dipengaruhi oleh suhu pembakaran, lamanya gas hasil pembakaran terdapat pada suhu pembakaran tersebut dan jumlah oksigen terlebih yang tersedia (Ferdia Srikandi, 1992).

Sumber Polusi Nitrogen Oksida (NOx)
Terbentuknya NOx udara di daerah perkotaan biasanya 10 – 100 kali lebih tinggi dari pada udara di daerah pedesaan. Konsentrasi NOx udara daerah perkotaan dapat mencapai 0,5 ppm (500 PPb). Seperti halnya CO, emisi nitrogen oksida dipengaruhi oleh kepadatan penduduk karena sumber utama NOx yang diproduksi manusia adalah dari pembakaran arang, minyak, gas alam dan bensin.


Penyebaran Nitrogen Oksida (NOx)
Konsentrasi NOx di udara dalam suatu kota bervariasi sepanjang hari tergantung dari sinar matahari dan aktivitas kendaraan manusia.
  1. Perubahan Konsentrasi NOx berlangsung sebagai berikut :
  2. Sebelum matahari terbit, konsentrasi NO dan NOx tetap stabil , pada konsentrasi sedikit lebih tinggi dari konsentrasi minimum sehari-hari.
  3. Segera setelah meningkat aktivitas manusia (jam 6 – 8 pagi) konsentrasi NO terutama karena meningkatnya aktivitas lalu lintas, yaitu  kendaraan bermotor. Konsentrasi NO tertinggi saat ini mencapai 1-2 ppm.
  4. Dengan terbitnya sinar matahari yang memancarkan sinar UV, konsentrasi H2O meningkat karena perubahan NO primer menjadi NO2 sekunder. Konsentrasi NO2 pada saat ini dapat mencapai 0,5 ppm.
  5. Konsentrasi meningkatnya atom dengan menurunnya konsentrasi NO sampai kurang dari 0,1 ppm.
  6. Jika intensitas energi solar (sinar matahari) menurun pada sore hari (jam 5-8 sore) konsentrasi NO meningkat kembali.
Energi matahari tidak tersedia untuk mengubah NO menjadi NO2, tetapi O3 yang terkumpul sepanjang hari akan bereaksi dengan NO, akhirnya terjadi kenaikan NO2 dengan penurunan konsentrasi O3

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar